HarianGunungkidul.com

Berita Online Gunungkidul Terbaru

USBN SMK1 Tanjungsari di Tunda Akibat Banjir

BENCANA: Banjir yang melanda SMKN 1 Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul. (Istimewa)

Banjir mempengaruhi kegiatan di Sekolah Menengah Kejuruan 1 Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIJ). Genangan air yang stagnan memaksa Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) agar siswa kelas 12 ditunda.

“USBN harus kami hentikan. Namun karena mepet Ujian Nasional (UN), harus kami carikan tempat baru,” kata Kepala Sekolah SMKN 1 Tanjungsari Muhammad Ikhsanudin saat dihubungi, Senin (18/3).

Semua kamar di sekolah terendam banjir. Baik ruang kelas, guru dan asrama. Ketinggian air mencapai sekitar 2 meter. “Hanya ruang komputer yang aman karena letaknya di atas,” ungkap Ikhsanudin.

Untungnya, dokumen-dokumen penting telah disimpan. Dampak terburuknya hanyalah tembok dan pagar yang patah. “Dokumen-dokumen sudah kami selamatkan,” ucapnya.

Secara terpisah, Kepala Implementasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul Edy Basuki menambahkan, di wilayah SMK 1 Tanjungsari itu memang sudah menjadi pelanggan banjir. “Hingga pukul 09.00 pagi tadi air masih belum surut,” sambung Edy.

Dampak hujan deras pada Minggu (17/3) malam hampir terasa di semua wilayah di DIJ. Di Kabupaten Bantul, 2 orang tewas dan 2 lainnya masih terkubur oleh tanah longsor. Tepatnya di Kabupaten Imogiri. Evakuasi masih dilakukan oleh tim SAR gabungan.

BPBD di Kabupaten Bantul dalam menghadapi bencana ini menetapkan status siaga darurat. Setidaknya untuk minggu depan. “Terhitung mulai hari ini, kami tetapkan statusnya siaga darurat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul Dwi Daryanto.

sumber : jawapos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *